Sabtu, 18 Juli 2015

Sabtu, Juli 18, 2015 - 1 comment

Sabda Alam


Ketika sehelai daun jatuh dalam keikhlasan.
Dia tak pernah memilih tanah mana yang akan dipijaknya.
Dia pun tak pernah mendahului angin yang berhembus.
Jatuhlah aku sekarang, serunya sayup-sayup.
Keheningan tersimpul di antara keriuhan.
Hanya Tuhan lah,
Yang mampu Mendengar, bahkan yang menciptakan itu terjadi.

Kiranya seperti itulah rasa rinduku bertunas dalam sanubari.
Melahirkan kuncup-kucup rindu yang kusimpan dalam diamku.
Diamku bukan berarti aku tak mendambakan kehadiranmu.
Aku hanya menjaga rindu ini untuk ikhlas dalam koridor-Nya.
Menyikapi bukan dengan cara-cara yang nista.
Agar tak menjelma sebagai rindu yang salah ataupun terlarang.

Karena seperti yang kita ketahui,
Rindu ini adalah anugerah terindah dari Sang Maha Kuasa.
Merasakannya adalah sesuatu yang fitrah.
Menjaganya adalah sebuah ibadah. 
Maka sekuat tenaga kuredam segala letupan-letupan rindu ini.
Biar tak sedikitpun mengotori kefitrahannya.
Dan tak pula lancang mendahului skenario Sang Pemilik Hati.

Di balik embun yang bersemayam dalam kejernihannya,
Kulafazkan rindu ini dalam untaian doa di malam-malamku.
Ketika langit biru yang masih tetap biru hingga hari ini,
kubisikkan rindu ini dalam sujudku yang basah dengan bulir-bulir bening.
Hanya dengan siraman doa yang kubisa lakukan untuk menumbuhkan rindu ini.

Anaphalis javanica, Edelweiss
Kubiarkan rindu ini bersemi hingga waktunya tiba.
Hingga rinduku ini sudah siap kau petik laksana setangkai bunga yang mekar.
Bukankah setangkai bunga mekar itu lebih indah dibandingkan bunga dalam kuncup?


Tak sulit bagi-Nya,
untuk mengubah ulat yang menggelikan menjadi seekor kupu-kupu yang cantik.
Tak sulit bagi-Nya,
untuk mengubah kuncup bunga menjadi setangkai bunga mekar yang indah.
Tak sulit bagi-Nya,
untuk mengarak seekor kupu-kupu terbang menuju setangkai bunga.

Maka,
Sungguh....
Tak sulit bagi-Nya untuk menggerakan hatimu tuk datang pada ku dengan azzam tulusmu.
Tak sulit bagi-Nya untuk menggerakan hatiku menerimamu sebagai calon pelengkap imanku.


-Inspirated of some the best Indonesian and Malaysian Film.-

post signature

1 komentar:

apakah semua orang bisa memiliki bunga yang mekar nan indah?

Posting Komentar