Postingan

Pernah...

Gambar
Tak terbesit sebuah firasat. Merajut benang bersama demi seutas tali impian. Yang asing belum tentu tak searah memang. Nyatanya mimpi kita merujuk pada satu muara.
Aku bisa apa.

Ketika Langit pagi beranjak di ujung timur. Dan senja mengumpat di balik awan.
Ada alasan dibalik simpul-simpul senyuman.
Kamu.

Tegur sapa tak lagi canggung. Canda tawa rutin mengisi agenda harian.
Gemericik khawatir tumbuh di balik rasa diam. Menimbulkan rasa paham tanpa perlu diawali.

Titik-titik inisiatif tumbuh terkendali.  
Memacu pergerakan lebih cepat mendahului intuisi. Menandakan eksistensi yang ingin diakui. Respon positif pun datang sesuai harapan. Bukan harapan semu yang menepuk angin.
Letupan rasa kian gemar bersemi .
Lalui waktu tanpa ingin menutup percakapan hari ini.
Ingin selalu ada kata penghubung kala bibir membisu.
Atau mungkin tanda koma boleh hadir.
Sedikit memberi jeda.
Bahwa duniamu begitu luas diluar sana.
Menerjemahkan untuk saling pahami.
Menguatkan ruang rindu yang sengaja diciptakan.
Untuk sebuah misi perda…

Kamu bercanda

Gambar
Saat berdiri di penghujung hari. Adakah sorot kuning keemasan yang terlihat? Kamu tau itu apa? Ya, dialah senja.
Kamu tau, kenapa senja itu selalu datang lalu pergi?
Karena dia paham. Siang sudah cukup lelah hari ini. Menemanimu seharian mengais lembaran rupiah. Tibalah waktunya membisikan pengingat, sudah hampir sore kawan... Silaunya kian meredup di ujung seka matamu. Senja tak lupa meninggalkan pesan, malam yang teduh akan tiba...
“Tenang kawan, aku akan datang kembali. Namun aku datang bukan sebagai senja yang kamu kenal. Aku akan datang ketika malam yang sudah terbangun dari teduhnya. Jejak ku nanti akan menjelma di sudut timur bumi. Menawarkan sebuah harapan untuk mereka yang yakin. Mereka yang berhak menerima cahaya baru di esok pagi.”


Begitulah senja membijak.
Datang dan perginya senja sungguh elegan. Bukan datang tanpa permisi. Lantas pergi tanpa pamitan.
Datang, lalu pergi. Kamu boleh melakukan itu. Tapi tak boleh sesuka hati.
Perlu kamu tau. Sebuah kedatangan tidak mungkin tak meninggalkan jejak.
Ket…

Sabda Alam

Gambar
Ketika sehelai daun jatuh dalam keikhlasan. Dia tak pernah memilih tanah mana yang akan dipijaknya. Dia pun tak pernah mendahului angin yang berhembus. Jatuhlah aku sekarang, serunya sayup-sayup.
Keheningan tersimpul di antara keriuhan. Hanya Tuhan lah,
Yang mampu Mendengar, bahkan yang menciptakannya.
Kiranya seperti itulah rasa rinduku bertunas dalam sanubari. Melahirkan kuncup-kucup rindu yang kusimpan dalam diamku. Diamku bukan berarti aku tak mendambakan kehadiranmu.
Aku hanya menjaga rindu ini untuk ikhlas dalam koridor-Nya.
Menyikapi bukan dengan cara-cara yang nista.
Agar tak menjelma sebagai rindu yang keliru.

Karena seperti yang kita ketahui,
Rindu ini adalah anugerah terindah dari Sang Maha Kuasa.
Merasakannya adalah sesuatu yang fitrah.
Menjaganya adalah sebuah ibadah.  Maka sekuat tenaga kuredam segala letupan-letupan rindu ini.
Biar tak sedikitpun mengotori kefitrahannya.
Dan tak pula lancang mendahului skenario Sang Pemilik Hati.

Di balik embun yang bersemayam dalam kej…

Surat Untuknya

Gambar
Assalamualaikum wahai jodohku,
wahai calon suamiku dan calon ayah dari anak yang kelak aku lahirkan dari rahimku.
Bagaimana kabarmu disana, wahai jodohku?
Ku harap kau dalam keadaan baik-baik saja.
Sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Sang Maha Kuasa. Aamiin…
Apa yang sedang kau lakukan sekarang duhai calon imamku?
Apakah kita sedang melalukan hal yang sama?
Menatap satu langit dengan hiasan bintang yang berkelip?
Kau tau, aku sedang dilanda sebuah kerinduan yang begitu mendalam, bukan kegelisahan.
Apakah kau seperti itu juga?
Ku harap kau pun seperti itu, merasakan hal sama denganku.
Aku rindu sekali.
Aku rindu menunggu suatu masa itu tiba.
Suatu masa yang pasti kau idam-idamkan, begitu juga dengan aku.
Ketika masa lalu adalah sebuah masa kini dan masa datang yang telah terlewati.
Masa kini adalah masa datang yang menjadi sebuah masa yang didamba-dambakan kehadirannya, setelah melewati masa lalu. Dan Masa depan adalah sebuah rahasia. So simple but it's so mystery :)
Kau pun p…

Inikah Rasanya...

Gambar
Pahit, Manis, Hambar, Asin, mereka lah rasa dari indera pengecap. Salah satu dari panca indera yang kita miliki. Ingatkah, ketika kecil ternyata kita sudah belajar memahami sebuah rasa, walaupun itu hanya rasa sebuah makanan. Namun itu adalah titik awal kita untuk merasakan rasa-rasa yang lain.
Dan hingga kini, kita akan tetap terus dan terus belajar memahami sebuah rasa. Kita bisa mengetahui sebuah rasa adalah ketika kita merasakannya, bukan hanya sekedar mengetahui rasa itu dari mata yang melihat ataupun telinga yang mendengar.
Bagaimana rasanya menjadi seorang mahasiswa yang harus bertahan lama di kampus, menjadi saksi perguliran mahasiswa baru yang kelak menggantikan kami sebagai mahasiswa.

Menjadi seorang anak yang harus lebih bisa meyakinkan kedua orang tuanya bahwa aku sudah ikhlas, kuat dan sabar dengan takdir yang digariskan oleh Allah SWT.

Menjadi seorang anak pertama yang belum juga memberikan perhatian baik moril dan materi untuk keluarganya.

Menjadi seorang sahabat yang s…

I’m not the followers but We’re the leaders

Gambar
Pemimpin. Mendengar kata yang satu ini pasti yang terbesit adalah, sosok pegawai publik, kekuasaan, kewenangan dan dunia politik. Impuls-impuls di otak tak segan mengiring kita menuju arti seorang pemimpin dalam skala luas. Seperti pejabat desa, pejabat daerah hingga pejabat pemerintahan.
Orang bijak pernah berkata, untuk apa kita melihat yang diseberang samudera jika ada yang lebih mudah dilihat di hulu sungai. Jadi sebelum kita merangkak untuk hal yang lebih besar cobalah untuk merangkul yang lebih kecil. 
Sekarang, tataplah diri kita di depan cermin, kenali dirimu dan siapakah dirimu sebenarnya. Wahai kawan, perlu kita ketahui bahwa kita adalah pemimpin. Masih tidak percaya? Baiklah, sederhana sebenarnya untuk meyakinkan bahwa kita adalah pemimpin. Hakikatnya kita memimpin pada tiap jam, menit hingga detik bergulir. Bahkan ketika pagi yang tersirat dengan sinar emasnya hingga sang jingga menampakkan keelokkan di langit senja, kita tetap memimpin. Ya, kita adalah pemimpin. Memimpin …

L.D.R Itu Universal

Gambar
L.D.R.
Long Distance Relationship.


LDR artinya hubungan jarak jauh, hhmm apa mungkin ya si LDR punya hubungan kekerabatan dengan SLJJ? Sambungan Langsung Jarak Jauh, hahaha. 
Menurut sebagian orang, hubungan yang satu ini adalah hubungan yang boros. Setuju? Setuju atau tidak, tetapi memang realitanya seperti itu. LDR itu boros, lebih tepatnya boros pulsa. Untuk skala modern sih begitu, lain hal lagi kalau jaman dulu yang mungkin lebih boros perangko, amplop dan kertas. 
Kalau dibuat grafik, mungkin grafik yang ada microsoft excel bisa diinterpretasikan jika semakin tinggi rasa rindu yang bergejolak maka semakin tinggi pula kita merogoh kocek lebih dalam. Intinya, kerinduan itu berbanding lurus dengan pemborosan dan berbanding terbalik dengan penghematan. Something like that.
Tapi.. Untuk menghilangkan dahaga rindu, apa sih yang enggak dilakukan. Pulsa terkuras nggak masalah untukku. Apalagi kalo rasa rindunya sudah tak terbendung. Terutama jika rindu itu untuk mereka (red: orang tua).…