Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2015

Sabda Alam

Gambar
Ketika sehelai daun jatuh dalam keikhlasan. Dia tak pernah memilih tanah mana yang akan dipijaknya. Dia pun tak pernah mendahului angin yang berhembus. Jatuhlah aku sekarang, serunya sayup-sayup.
Keheningan tersimpul di antara keriuhan. Hanya Tuhan lah,
Yang mampu Mendengar, bahkan yang menciptakannya.
Kiranya seperti itulah rasa rinduku bertunas dalam sanubari. Melahirkan kuncup-kucup rindu yang kusimpan dalam diamku. Diamku bukan berarti aku tak mendambakan kehadiranmu.
Aku hanya menjaga rindu ini untuk ikhlas dalam koridor-Nya.
Menyikapi bukan dengan cara-cara yang nista.
Agar tak menjelma sebagai rindu yang keliru.

Karena seperti yang kita ketahui,
Rindu ini adalah anugerah terindah dari Sang Maha Kuasa.
Merasakannya adalah sesuatu yang fitrah.
Menjaganya adalah sebuah ibadah.  Maka sekuat tenaga kuredam segala letupan-letupan rindu ini.
Biar tak sedikitpun mengotori kefitrahannya.
Dan tak pula lancang mendahului skenario Sang Pemilik Hati.

Di balik embun yang bersemayam dalam kej…