Kamis, 22 Maret 2012

Kamis, Maret 22, 2012 - No comments

Antara Aku dan Empat Musim

Musim Gugur 'Spring Season'











Wwwwuuuuuzzzzz..... angin ada dimana-dimana.
Itulah ciri khas musim gugur.  
Autumn in paris, itu sebuah judul  novel.
Autumn in my hearth, Iiu aku.
Semua itu membuat aku rapuh dan tak kuasa menahan sebuah goresan perih. 
Rasanya  menjadi  berkeping-keping.
Seperti daun-daun yang berguguran. 
Berserakan entah kemana, tanpa arah dan tujuan. 



Musim Panas "Summer Season'












"Huhhhh. Panas banget yah udaranya. Neraka bocor kali yaa?? "
Tenang, masih ada kipas angin, es krim juga air dingin sebagai pengobatnya.
Tapi, kalo yang ini lain lagi kasusnya. 
"Haduuuu, panas banget yaa ngeliatnya."
Mau pake air satu danau toba ataupun satu samudra ditumpahin, nggak cukup!!
Yang panas, yang panass, yang panasssss..  
Yang dalam, yang luar. 
Sama-sama panas. It's so completed !





Musim Dingin 'Winter Season'















Hibernasi. 
Nggak hanya tupai, beruang atau mamalia lainnya yang bisa melakukan aktivitas seperti itu.
Aku pun bisa !!! Bedanya, kalo mereka hibernasi dari dinginnya udara.
Nah, kalo aku hibernasi dari hal yang cukup menyakitkan.
Mencoba berdiam diri dan mendinginkan jiwa dari masalah itu.
Layaknya daun-daun di musim dingin. 
Mereka saling bertahan dari terpaan dinginnya salju.
Begitupun aku. 
Dengan terus menguatkan diri, bahwa kelak aku bisa bangkit.
Menerima kenyataan pahit dan melewati bagian perjalanan hidup ini.



Musim Semi 'Spring Season'












Nyawa kehidupan baru suatu tanaman muncul ketika musim semi datang menyapa dunia.
Kuncup bunga dan daun berlomba-lomba bermekaran.
Wangi embun dan hangatnya sang surya, melengkapi indahnya jagad raya.
Alangkah indahnya jika hidupku seindah musim semi.
Ketika sebuah pengharapan baru menyambutku dengan indahnya di depan mata.
Sebuah titik terang kehidupan ku tanpa bayang-bayang gelapnya :)
Good bye My Nightmare, Welcome My World!!!




0 komentar:

Posting Komentar